*Huruf dalam Alquran*
Sejak 1200 tahun silam, ketika dunia blm mengenal KOMPUTER atau alat hitung sejenis,
Maka IMAM SYAFI'I telah mampu mendata JUMLAH masing-masing HURUF dalam AL-QURĀN secara detail dan tepat
IMAM SYAFI'I dalam kitab Majmu al-Ulum wa Mathli’u an Nujum dan dikutip oleh Imam ibn ‘Arabi dalam mukaddimah al-Futuhuat al-Ilahiyah menyatakan jumlah huruf-huruf dalam Al Qur'an di susun sesuai dgn banyaknya :
o ا Alif : 48740 huruf,
o ل Lam : 33922 huruf,
o م Mim : 28922 huruf,
o ح Ha ’ : 26925 huruf,
o ي Ya’ : 25717 huruf,
o و Waw : 25506 huruf,
o ن Nun : 17000 huruf,
o لا Lam alif : 14707 huruf,
o ب Ba ’ : 11420 huruf,
o ث Tsa’ : 10480 huruf,
o ف Fa’ : 9813 huruf,
o ع ‘Ain : 9470 huruf,
o ق Qaf : 8099 huruf,
o ك Kaf : 8022 huruf,
o د Dal : 5998 huruf,
o س Sin : 5799 huruf,
o ذ Dzal : 4934 huruf,
o ه Ha : 4138 huruf,
o ج Jim : 3322 huruf,
o ص Shad : 2780 huruf,
o ر Ra ’ : 2206 huruf,
o ش Syin : 2115 huruf,
o ض Dhadl : 1822 huruf,
o ز Zai : 1680 huruf,
o خ Kha ’ : 1503 huruf,
o ت Ta’ : 1404 huruf,
o غ Ghain : 1229 huruf,
o ط Tha’ : 1204 huruf dan terakhir
o ظ Dza’ : 842 huruf.
*Jumlah semua huruf dalam al-Quran sebanyak 1⃣.0⃣2⃣7⃣.0⃣0⃣0⃣ (satu juta dua puluh tujuh ribu)*.
Setiap kali kita khatam Al-Quran, kita telah membaca lebih dari 1 juta huruf.
*Jika 1 huruf = 1 kebaikan dan 1 kebaikan = 10 pahala, maka kira-kira 10 juta pahala kita dapatkan*
*Di bulan Ramadhan ALLAH gandakan lagi 70x kebaikan.... so, kira-kiralah hitunglah sendiri...* 😊😊😊
Mudah-mudahan ini menjadi motivasi kita untuk terus membaca Al-Quran*, *bertadarrus dan kalau mampu memahami maknanya*
*Wallahu a'lam*..
*SYAFA'AT AL QUR'AN DI DALAM KUBUR*
Silahkan share untuk teman2 terbaik kita*
Semoga kita termasuk di dalam golongan orang orang ini...aamiin !!!
*Pertolongan Al-Quran di Alam Kubur.*
- Dari Sa’id bin Sulaim ra, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda: “Tiada penolong yg lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat daripada Al-Qur’an. Bukan nabi, bukan malaikat dan bukan pula yang lainnya.” (Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya).
Bazzar meriwayatkan dalam kitab La’aali Masnunah bahwa jika seseorang meninggal dunia, ketika orang - orang sibuk dgn kain kafan dan persiapan pengebumian di rumahnya, tiba -tiba seseorang yang sangat tampan berdiri di kepala mayat. Ketika kain kafan mulai dipakaikan, dia berada di antara dada dan kain kafan.
-Setelah dikuburkan dan orang - orang mulai meninggalkannya, datanglah 2 malaikat. Yaitu Malaikat Munkar dan Nakir yang berusaha memisahkan orang tampan itu dari mayat agar memudahkan tanya jawab.
Tetapi si tampan itu berkata: ”Ia adalah sahabat karibku. Dalam keadaan bagaimanapun aku tidak akan meninggalkannya. Jika kalian ditugaskan utk bertanya kepadanya, lakukanlah pekerjaan kalian. Aku tidak akan berpisah dari orang ini sehingga ia di masukkan ke dalam syurga.”
Lalu ia berpaling kepada sahabatnya dan berkata,”Aku adalah Al Quran yang terkadang kamu baca dengan suara keras dan terkadang dengan suara perlahan.
-Jangan khawatir setelah menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir ini, engkau tidak akan mengalami kesulitan.”
-Setelah para malaikat itu selesai memberi pertanyaan, ia menghamparkan tempat tidur dan permadani sutera yang penuh dengan kasturi dari Mala’il A’la. (Himpunan Fadhilah Amal : 609)
Allahu Akbar, selalu saja ada getaran haru selepas membaca hadits ini. Getaran penuh pengharapan sekaligus kekhawatiran. Getaran harap karena tentu saja mengharapkan Al-Quran yang kita baca dapat menjadi pembela kita di hari yang tidak ada pembela. Sekaligus getaran takut, kalau-kalau Al-Quran akan menuntut kita.
*Yaa Allah… terimalah bacaan Al-Quran kami. Sempurnakanlah kekurangannya.*
Banyak riwayat yang menerangkan bahwa Al-Quran adalah pemberi syafa’at yang pasti dikabulkan Allah Subhana wa Ta'ala Aamiin..
*Oleh: Prof.DR. Ahmad Sathori Ismail.*
"Sayang kalau dibaca sendiri... Ayo berbagi dan sebarkan
Senin, 11 Mei 2020
Minggu, 03 Mei 2020
Berbagi ilmu: Fakta Wahabi
Berbagi ilmu: Fakta Wahabi: Bismillah... Dialog Ilmiah yang sangat menarik antara Syaikh Muhammad bin Sa'ad Asy Syuwai'ir dengan para masyaikh / dosen-dosen di...
Fakta Wahabi
Bismillah...
Dialog Ilmiah yang sangat menarik antara Syaikh Muhammad bin Sa'ad Asy Syuwai'ir dengan para masyaikh / dosen-dosen disalah satu Universitas Islam di Maroko
Salah seorang Dosen berkata : "Sungguh hati kami sangat mencintai Keraja'an Saudi Arabia, demikian pula dengan jiwa-jiwa dan hati-hati kaum muslimin sangat condong kepadanya, dimana setiap kaum muslimin sangat ingin pergi kesana, bahkan antara kami dengan kalian sangat dekat jaraknya. Namun sayang, kalian berada diatas suatu Madzhab, yang kalau kalian tinggalkan tentu akan lebih baik, yaitu Madzhab Wahabi".
Kemudian Asy Syaikh dengan tenangnya menjawab : "Sungguh banyak pengetahuan yang keliru yang melekat dalam pikiran manusia, yang mana pengetahuan tersebut bukan diambil dari sumber-sumber yang terpercaya, dan mungkin kalian pun mendapat khabar-khabar yang tidak tepat dalam hal ini.
Baiklah, agar pemahaman kita bersatu, maka saya minta kepada kalian dalam diskusi ini agar mengeluarkan argumen-argumen yang diambil dari sumber-sumber yang terpercaya, dan saya rasa di Universitas ini terdapat Perpustaka'an yang menyediakan kitab-kitab sejarah islam terpercaya. Dan juga hendaknya kita semaksimal mungkin untuk menjauhi sifat Fanatisme dan Emosional".
Dosen itu berkata : "saya setuju denganmu, dan biarkanlah para Masyaikh yang ada dihadapan kita menjadi saksi dan hakim diantara kita".
Asy Syaikh berkata : "saya terima, Setelah bertawakal kepada Allah, saya persilahkan kepada anda untuk melontarkan masalah sebagai pembuka diskusi kita ini".
Dosen itu pun berkata : "Baiklah kita ambil satu contoh, ada sebuah fatwa yang menyatakan bahwa firqoh wahabi adalah Firqoh yang sesat. Disebutkan dalam kitab Al-Mi'yar yang ditulis oleh Al Imam Al-Wansyarisi, Beliau menyebutkan bahwa Al-Imam Al-Lakhmi pernah ditanya tentang suatu negeri yang disitu orang-orang Wahabiyyun membangun sebuah masjid, "Bolehkan kita Sholat di Masiid yang dibangun olehorang-orang wahabi itu ?" maka Imam Al-Lakhmi pun menjawab : "Firqoh Wahabiyyah adalah firqoh yang sesat, yang masjidnya wajib untuk dihancurkan, karena mereka telah menyelisihi kepada jalannya kaum mu'minin, dan telah membuat bid'ah yang sesat dan wajib bagi kaum muslimin untuk mengusir mereka dari negeri-negeri kaum muslimin". (wajib kita ketahui bahwa Imam Al-Wansyarisi dan Imam Al-Lakhmi adalah ulama ahlusunnah)".
Dosen itu berkata lagi : "Saya rasa kita sudah sepakat akan hal ini, bahwa tindakan kalian adalah salah selama ini".
Kemudian Asy Syaikh menjawab : "Tunggu dulu . . !!!! kita belum sepakat, lagipula diskusi kita ini baru dimulai, dan perlu anda ketahui bahwasannya sangat banyak fatwa yang seperti ini yang dikeluarkan oleh para ulama sebelum dan sesudah Al-Lakhmi, untuk itu tolong anda sebutkan terlebih dahulu kitab yang menjadi rujukan kalian itu !!!".
Dosen itu berkata : "Anda ingin saya membacakannya dari fatwanya saja, atau saya mulai dari sampulnya ?".
Asy Syaikh menjawab : "Dari sampul luarnya saja".
Dosen itu kemudian mengambil kitabnya dan membacakannya : "Namanya adalah Kitab Al-Mi'yar, yang dikarang oleh Ahmad bin Muhammad Al-Wansyarisi. Wafat pada tahun 914 H di kota Fas, di Maroko".
Kemudian Asy Syaikh berkata kepada salah seorang penulis di sebelahnya : "Wahai syaikh, tolong catat baik-baik.
Imam Al-Wansyarisi "wafat pada tahun 914 H". Kemudian bisakah anda menghadirkan biografi Imam Al-Lakhmi ??".
Dosen itu berkata : "Ya"
Kemudian dia berdiri menuju salah satu rak perpustaka'an, lalu dia membawakan satu juz dari salah satu kitab-kitab yang mengumpulkan biografi ulama. Didalam kitab tersebut terdapat biografi "Ali bin Muhammad Al-Lakhmi", seorang Mufti Andalusia dan Afrika Utara.
Kemudian Asy Syaikh berkata : "Kapan beliau wafat ??".
Yang membaca kitab menjawab : "Beliau "wafat pada tahun 478 H".
Asy Syaikh berkata kepada seorang penulis tadi : "Wahai syaikh tolong dicatat "tahun wafatnya Syaikh Al-Lakhmi", kemudian ditulis.
Lalu dengan tegasnya Asy Syaikh berkata :
“Wahai para masyaikh . . !!!!. Saya ingin bertanya kepada antum semua, Apakah mungkin ada ulama yang memfatwakan tentang kesesatan suatu kelompok yang belum datang (lahir) ??!! kecuali kalau dapat wahyu ???".
Mereka semua menjawab : "Tentu tidak mungkin, Tolong perjelas lagi maksud anda !!!"
Asy syaikh berkata lagi : "Bukankah wahabi yang kalian anggap sesat itu adalah dakwahnya yang dibawa dan dibangun oleh Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab ????".
Mereka berkata : "Siapa lagi ??!!".
Asy Syaikh berkata : "Coba tolong perhatikan !!!!.
👉 Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab lahir pada tahun 1115 H dan wafat pada tahun 1206 H.
Nah, ketika Al-Imam Al-Lakhmi berfatwa seperi itu, jauh RATUSAN TAHUN lamanya sebelum syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab lahir. Bahkan sampai 22 generasi ke atas dari beliau sama belum ada yang lahir, apalagi berdakwah.
KAIF ?? GIMANA INI ??
(Merekapun terdiam beberapa saat.....) Kemudian mereka berkata : "Lalu sebenarnya siapa yang dimaksud Wahabi oleh Imam Al-Lakhmi tersebut ????. Mohon dijelaskan dengan dalil yang memuaskan, kami ingin mengetahui yang sebenarnya !!!!"
Asy Syaikh pun menjawab dengan tenang :
"Apakah anda memiliki kitab "Al-Firaq Fii Syimal Afriqiya", yang ditulis oleh Al-Faradbil, seorang kebangsa'an Francis ???".
Dosen itu berkata : "Ya ini ada".
Asy Syaikh pun berkata : "Coba tolong buka di huruf "wau" .
Maka dibukalah huruf tersebut dan munculah sebuah judul yang tertulis "Wahabiyyah".
Kemudian Asy Syaikh menyuruh kepada Dosen itu untuk membacakan tentang biografi firqoh wahabiyyah itu.
Dosen itupun membacakannya : ”Wahabi atau Wahabiyyah adalah sebuah sekte "KHOWARIJ ABADHIYYAH" yang dicetuskan oleh "Abdul Wahhab bin Abdirrahman bin Rustum Al- Khoriji Al-Abadhi" Orang ini telah banyak menghapus Syari'at Islam, dia menghapus kewajiban menunaikan ibadah haji dan telah terjadi peperangan antara dia dengan beberapa orang yang menentangnya. Dia wafat pada tahun 197 H di kota Thorat di Afrika Utara. Penulis mengatakan bahwa firqoh ini dinamai dengan nama pendirinya, dikarenakan memunculkan banyak perubahan dan dan keyakinan dalam madzhabnya. Mereka sangat membenci Ahlussunnah !!!!.
Setelah Dosen itu membacakan kitabnya Asy Syaikh berkata : "Inilah Wahabi yang dimaksud oleh imam Al-Lakhmi, inilah wahabi yang telah memecah belah kaum muslimin dan merekalah yang difatwakan oleh para ulama Andalusia dan Afrika Utara sebagaimana yang telah kalian dapati sendiri dari kitab-kitab yang kalian miliki.
Adapun Dakwah yang dibawa oleh "Syaikh
Muhammad bin Abdul Wahhab" yang didukung oleh Al-Imam Muhammad bin Su'ud Rahimuhumallah, maka dia BERTENTANGAN dengan amalan dakwah Khowarij, karena dakwah beliau ini tegak diatas kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shollallahu 'alaihi wa sallam yang shahih, dan beliau menjauhkan semua yang bertentangan dengan keduanya, mereka mendakwahkah tauhid, melarang berbuat syirik, mengajak umat kepada Sunnah dan menjauhinya kepada bid’ah, dan ini merupakan Manhaj Dakwahnya para Nabi dan Rasul !!!!.
—————————
Syubhat yang tersebar dinegeri-negeri Islam, dipropagandakan oleh musuh-musuh islam dan kaum muslimin dari kalangan penjajah dan selain mereka agar terjadi perpecahan dalam barisan kaum muslimin.
KESIMPULANNYA
A. Dari ulasan diatas, sejarah munculnya "Wahabi" tak lepas dari dua sosok fenomenal yang mungkin sebagian kita belum mengenal secara global, siapakah kedua tokoh dibalik julukan "wahabi" tersebut ????.
1. Abdul wahhab bin abdirrahman bin rustum al-khoriji al-abadhi.
Dia telah banyak menghapus Syari'at Islam, dia menghapus kewajiban menunaikan ibadah haji dan telah terjadi peperangan antara dia dengan beberapa orang yang menentangnya. Dia wafat pada tahun 197 H di kota Thorat di Afrika Utara. Penulis mengatakan bahwa firqoh ini dinamai dengan nama pendirinya, dikarenakan memunculkan banyak perubahan dan dan keyakinan dalam madzhabnya. Mereka sangat membenci Ahlussunnah. dan dikatakan bahwa : "Inilah Wahabi yang dimaksud oleh imam Al-Lakhmi, inilah wahabi yang telah memecah belah kaum muslimin dan merekalah yang difatwakan oleh para Ulama Andalusia dan Afrika Utara".
2. Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab.
Syaikh yang didukung oleh Al-Imam Muhammad bin Su'ud-Rahimuhumallah, maka dia bertentangan dengan amalan dakwah Khowarij, karena dakwah beliau ini tegak diatas kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam yang shahih, dan beliau menjauhkan semua yang bertentangan dengan keduanya, mereka mendakwahkah tauhid, melarang berbuat syirik, mengajak umat kepada Sunnah dan menjauhinya kepada bid'ah, dan ini merupakan Manhaj Dakwahnya para Nabi dan Rasul.
B. Wahabi yang sesat, benar dan memang ada, tetapi ini seharusnya dinisbahkan kepada Abdul Wahhab Bin Abdirrahman Bin Rustum Al-Khoriji Al-Abadhi. Dan ini jauh RATUSAN TAHUN lamanya sebelum syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab lahir. Bahkan sampai 22 generasi ke atas dari beliau sebelum lahir.
C. Wahabi yang saat ini dinisbahkan kepada Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab, sekaligus kerajaan Arab Saudi hingga sa'at ini sebagai firqoh yang sesat, maka ini adalah kedusta'an yang nyata, dan orang-orang yang menuduh sesat tersebut adalah orang-orang yang telah termakan hasut yang hanya sekedar menuduh tanpa landasan dalil yang nyata.
Wasallam...
Dialog Ilmiah yang sangat menarik antara Syaikh Muhammad bin Sa'ad Asy Syuwai'ir dengan para masyaikh / dosen-dosen disalah satu Universitas Islam di Maroko
Salah seorang Dosen berkata : "Sungguh hati kami sangat mencintai Keraja'an Saudi Arabia, demikian pula dengan jiwa-jiwa dan hati-hati kaum muslimin sangat condong kepadanya, dimana setiap kaum muslimin sangat ingin pergi kesana, bahkan antara kami dengan kalian sangat dekat jaraknya. Namun sayang, kalian berada diatas suatu Madzhab, yang kalau kalian tinggalkan tentu akan lebih baik, yaitu Madzhab Wahabi".
Kemudian Asy Syaikh dengan tenangnya menjawab : "Sungguh banyak pengetahuan yang keliru yang melekat dalam pikiran manusia, yang mana pengetahuan tersebut bukan diambil dari sumber-sumber yang terpercaya, dan mungkin kalian pun mendapat khabar-khabar yang tidak tepat dalam hal ini.
Baiklah, agar pemahaman kita bersatu, maka saya minta kepada kalian dalam diskusi ini agar mengeluarkan argumen-argumen yang diambil dari sumber-sumber yang terpercaya, dan saya rasa di Universitas ini terdapat Perpustaka'an yang menyediakan kitab-kitab sejarah islam terpercaya. Dan juga hendaknya kita semaksimal mungkin untuk menjauhi sifat Fanatisme dan Emosional".
Dosen itu berkata : "saya setuju denganmu, dan biarkanlah para Masyaikh yang ada dihadapan kita menjadi saksi dan hakim diantara kita".
Asy Syaikh berkata : "saya terima, Setelah bertawakal kepada Allah, saya persilahkan kepada anda untuk melontarkan masalah sebagai pembuka diskusi kita ini".
Dosen itu pun berkata : "Baiklah kita ambil satu contoh, ada sebuah fatwa yang menyatakan bahwa firqoh wahabi adalah Firqoh yang sesat. Disebutkan dalam kitab Al-Mi'yar yang ditulis oleh Al Imam Al-Wansyarisi, Beliau menyebutkan bahwa Al-Imam Al-Lakhmi pernah ditanya tentang suatu negeri yang disitu orang-orang Wahabiyyun membangun sebuah masjid, "Bolehkan kita Sholat di Masiid yang dibangun olehorang-orang wahabi itu ?" maka Imam Al-Lakhmi pun menjawab : "Firqoh Wahabiyyah adalah firqoh yang sesat, yang masjidnya wajib untuk dihancurkan, karena mereka telah menyelisihi kepada jalannya kaum mu'minin, dan telah membuat bid'ah yang sesat dan wajib bagi kaum muslimin untuk mengusir mereka dari negeri-negeri kaum muslimin". (wajib kita ketahui bahwa Imam Al-Wansyarisi dan Imam Al-Lakhmi adalah ulama ahlusunnah)".
Dosen itu berkata lagi : "Saya rasa kita sudah sepakat akan hal ini, bahwa tindakan kalian adalah salah selama ini".
Kemudian Asy Syaikh menjawab : "Tunggu dulu . . !!!! kita belum sepakat, lagipula diskusi kita ini baru dimulai, dan perlu anda ketahui bahwasannya sangat banyak fatwa yang seperti ini yang dikeluarkan oleh para ulama sebelum dan sesudah Al-Lakhmi, untuk itu tolong anda sebutkan terlebih dahulu kitab yang menjadi rujukan kalian itu !!!".
Dosen itu berkata : "Anda ingin saya membacakannya dari fatwanya saja, atau saya mulai dari sampulnya ?".
Asy Syaikh menjawab : "Dari sampul luarnya saja".
Dosen itu kemudian mengambil kitabnya dan membacakannya : "Namanya adalah Kitab Al-Mi'yar, yang dikarang oleh Ahmad bin Muhammad Al-Wansyarisi. Wafat pada tahun 914 H di kota Fas, di Maroko".
Kemudian Asy Syaikh berkata kepada salah seorang penulis di sebelahnya : "Wahai syaikh, tolong catat baik-baik.
Imam Al-Wansyarisi "wafat pada tahun 914 H". Kemudian bisakah anda menghadirkan biografi Imam Al-Lakhmi ??".
Dosen itu berkata : "Ya"
Kemudian dia berdiri menuju salah satu rak perpustaka'an, lalu dia membawakan satu juz dari salah satu kitab-kitab yang mengumpulkan biografi ulama. Didalam kitab tersebut terdapat biografi "Ali bin Muhammad Al-Lakhmi", seorang Mufti Andalusia dan Afrika Utara.
Kemudian Asy Syaikh berkata : "Kapan beliau wafat ??".
Yang membaca kitab menjawab : "Beliau "wafat pada tahun 478 H".
Asy Syaikh berkata kepada seorang penulis tadi : "Wahai syaikh tolong dicatat "tahun wafatnya Syaikh Al-Lakhmi", kemudian ditulis.
Lalu dengan tegasnya Asy Syaikh berkata :
“Wahai para masyaikh . . !!!!. Saya ingin bertanya kepada antum semua, Apakah mungkin ada ulama yang memfatwakan tentang kesesatan suatu kelompok yang belum datang (lahir) ??!! kecuali kalau dapat wahyu ???".
Mereka semua menjawab : "Tentu tidak mungkin, Tolong perjelas lagi maksud anda !!!"
Asy syaikh berkata lagi : "Bukankah wahabi yang kalian anggap sesat itu adalah dakwahnya yang dibawa dan dibangun oleh Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab ????".
Mereka berkata : "Siapa lagi ??!!".
Asy Syaikh berkata : "Coba tolong perhatikan !!!!.
👉 Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab lahir pada tahun 1115 H dan wafat pada tahun 1206 H.
Nah, ketika Al-Imam Al-Lakhmi berfatwa seperi itu, jauh RATUSAN TAHUN lamanya sebelum syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab lahir. Bahkan sampai 22 generasi ke atas dari beliau sama belum ada yang lahir, apalagi berdakwah.
KAIF ?? GIMANA INI ??
(Merekapun terdiam beberapa saat.....) Kemudian mereka berkata : "Lalu sebenarnya siapa yang dimaksud Wahabi oleh Imam Al-Lakhmi tersebut ????. Mohon dijelaskan dengan dalil yang memuaskan, kami ingin mengetahui yang sebenarnya !!!!"
Asy Syaikh pun menjawab dengan tenang :
"Apakah anda memiliki kitab "Al-Firaq Fii Syimal Afriqiya", yang ditulis oleh Al-Faradbil, seorang kebangsa'an Francis ???".
Dosen itu berkata : "Ya ini ada".
Asy Syaikh pun berkata : "Coba tolong buka di huruf "wau" .
Maka dibukalah huruf tersebut dan munculah sebuah judul yang tertulis "Wahabiyyah".
Kemudian Asy Syaikh menyuruh kepada Dosen itu untuk membacakan tentang biografi firqoh wahabiyyah itu.
Dosen itupun membacakannya : ”Wahabi atau Wahabiyyah adalah sebuah sekte "KHOWARIJ ABADHIYYAH" yang dicetuskan oleh "Abdul Wahhab bin Abdirrahman bin Rustum Al- Khoriji Al-Abadhi" Orang ini telah banyak menghapus Syari'at Islam, dia menghapus kewajiban menunaikan ibadah haji dan telah terjadi peperangan antara dia dengan beberapa orang yang menentangnya. Dia wafat pada tahun 197 H di kota Thorat di Afrika Utara. Penulis mengatakan bahwa firqoh ini dinamai dengan nama pendirinya, dikarenakan memunculkan banyak perubahan dan dan keyakinan dalam madzhabnya. Mereka sangat membenci Ahlussunnah !!!!.
Setelah Dosen itu membacakan kitabnya Asy Syaikh berkata : "Inilah Wahabi yang dimaksud oleh imam Al-Lakhmi, inilah wahabi yang telah memecah belah kaum muslimin dan merekalah yang difatwakan oleh para ulama Andalusia dan Afrika Utara sebagaimana yang telah kalian dapati sendiri dari kitab-kitab yang kalian miliki.
Adapun Dakwah yang dibawa oleh "Syaikh
Muhammad bin Abdul Wahhab" yang didukung oleh Al-Imam Muhammad bin Su'ud Rahimuhumallah, maka dia BERTENTANGAN dengan amalan dakwah Khowarij, karena dakwah beliau ini tegak diatas kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shollallahu 'alaihi wa sallam yang shahih, dan beliau menjauhkan semua yang bertentangan dengan keduanya, mereka mendakwahkah tauhid, melarang berbuat syirik, mengajak umat kepada Sunnah dan menjauhinya kepada bid’ah, dan ini merupakan Manhaj Dakwahnya para Nabi dan Rasul !!!!.
—————————
Syubhat yang tersebar dinegeri-negeri Islam, dipropagandakan oleh musuh-musuh islam dan kaum muslimin dari kalangan penjajah dan selain mereka agar terjadi perpecahan dalam barisan kaum muslimin.
KESIMPULANNYA
A. Dari ulasan diatas, sejarah munculnya "Wahabi" tak lepas dari dua sosok fenomenal yang mungkin sebagian kita belum mengenal secara global, siapakah kedua tokoh dibalik julukan "wahabi" tersebut ????.
1. Abdul wahhab bin abdirrahman bin rustum al-khoriji al-abadhi.
Dia telah banyak menghapus Syari'at Islam, dia menghapus kewajiban menunaikan ibadah haji dan telah terjadi peperangan antara dia dengan beberapa orang yang menentangnya. Dia wafat pada tahun 197 H di kota Thorat di Afrika Utara. Penulis mengatakan bahwa firqoh ini dinamai dengan nama pendirinya, dikarenakan memunculkan banyak perubahan dan dan keyakinan dalam madzhabnya. Mereka sangat membenci Ahlussunnah. dan dikatakan bahwa : "Inilah Wahabi yang dimaksud oleh imam Al-Lakhmi, inilah wahabi yang telah memecah belah kaum muslimin dan merekalah yang difatwakan oleh para Ulama Andalusia dan Afrika Utara".
2. Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab.
Syaikh yang didukung oleh Al-Imam Muhammad bin Su'ud-Rahimuhumallah, maka dia bertentangan dengan amalan dakwah Khowarij, karena dakwah beliau ini tegak diatas kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam yang shahih, dan beliau menjauhkan semua yang bertentangan dengan keduanya, mereka mendakwahkah tauhid, melarang berbuat syirik, mengajak umat kepada Sunnah dan menjauhinya kepada bid'ah, dan ini merupakan Manhaj Dakwahnya para Nabi dan Rasul.
B. Wahabi yang sesat, benar dan memang ada, tetapi ini seharusnya dinisbahkan kepada Abdul Wahhab Bin Abdirrahman Bin Rustum Al-Khoriji Al-Abadhi. Dan ini jauh RATUSAN TAHUN lamanya sebelum syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab lahir. Bahkan sampai 22 generasi ke atas dari beliau sebelum lahir.
C. Wahabi yang saat ini dinisbahkan kepada Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab, sekaligus kerajaan Arab Saudi hingga sa'at ini sebagai firqoh yang sesat, maka ini adalah kedusta'an yang nyata, dan orang-orang yang menuduh sesat tersebut adalah orang-orang yang telah termakan hasut yang hanya sekedar menuduh tanpa landasan dalil yang nyata.
Wasallam...
Langganan:
Postingan (Atom)